Plagiarism

Plagiarisme adalah tindakan tidak etis yang melibatkan penyalinan ide, proses, hasil, atau kata-kata orang lain tanpa memberikan atribusi yang sesuai kepada sumber dan penulis aslinya. Plagiarisme diri terjadi ketika seorang penulis menggunakan kembali sebagian besar karya yang telah dipublikasikan sebelumnya tanpa menyertakan referensi yang tepat. Ini bisa berupa penerbitan ulang naskah yang sama di berbagai jurnal atau modifikasi naskah yang sudah diterbitkan dengan menambahkan beberapa data baru.

Jenis-jenis Plagiarisme

  • Plagiarisme Penuh: Ini terjadi ketika konten yang telah diterbitkan sebelumnya disalin tanpa ada perubahan pada teks, ide, atau tata bahasa. Teks yang sama persis dari sumber lain disajikan seolah-olah itu adalah karya asli penulis.

  • Plagiarisme Sebagian: Ini terjadi ketika penulis mencampurkan beberapa sumber yang berbeda, dan meskipun teks telah dimodifikasi secara ekstensif, masih terdapat unsur dari karya orang lain yang tidak diakui. Ini disebut sebagai plagiarisme sebagian.

  • Plagiarisme Diri: Ini terjadi ketika seorang penulis menggunakan kembali seluruh atau sebagian dari penelitian yang telah dipublikasikan sebelumnya. Plagiarisme diri total terjadi ketika seorang penulis mempublikasikan ulang karyanya yang telah diterbitkan sebelumnya di jurnal yang berbeda.

Harap Diperhatikan:

  1. Plagiarisme penuh, plagiarisme sebagian, dan plagiarisme diri adalah hal yang tidak diperbolehkan.

  2. Penulis wajib memastikan bahwa karya yang mereka tulis sepenuhnya orisinal. Jika penulis menggunakan karya atau kata-kata orang lain, maka referensi atau kutipan yang tepat harus diberikan.

  3. Penulis tidak diperkenankan menerbitkan manuskrip yang secara substansial menggambarkan penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal atau publikasi utama. Mengirimkan manuskrip yang sama ke beberapa jurnal secara bersamaan merupakan praktik penerbitan yang tidak etis dan tidak diterima.

Pengakuan yang tepat terhadap karya orang lain harus selalu diberikan. Penulis wajib mengutip publikasi yang relevan dalam membentuk dasar karya yang dilaporkan.

Editor akan melakukan pemeriksaan plagiarisme menggunakan TURNITIN untuk artikel yang dikirimkan sebelum diteruskan ke pengulas. Kami tidak akan memproses konten yang terindikasi plagiarisme. Jika artikel terdeteksi mengandung plagiarisme lebih dari 25% berdasarkan hasil pemeriksaan, artikel tersebut akan ditolak. Jurnal ini menggunakan Mendeley atau Endnote sebagai alat manajer referensi.